Garismerah, Makassar — Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang tergabung dalam Aliansi Unismuh Satu menggelar aksi unjuk rasa di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, Makassar, pada Jumat (28/8/2026) sore. Mengenakan almamater biru, massa secara bergantian menyampaikan orasi dari tengah pertigaan yang menjadi titik aksi.
Aksi ini menutup sebagian ruas jalan, sehingga arus kendaraan dari Jalan Sultan Alauddin menuju Jalan AP Pettarani sempat tersendat dan memicu kemacetan di sekitar lokasi. Sejumlah personel kepolisian tampak berjaga untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengatur arus lalu lintas yang terdampak.
Tuntutan Mahasiswa
Presiden Mahasiswa Unismuh Makassar, Andi Rama Ramadhan (24), mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi atas sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai perlu dikritisi secara terbuka.
"Kami turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa dan masyarakat luas terkait kebijakan-kebijakan yang dinilai merugikan kepentingan publik," ujar Andi Rama.
Berikut sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut:
1. Anggaran Pendidikan dan Kesehatan — Meminta pemerintah memastikan alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan yang memadai dan tidak dipotong untuk keperluan lain.
2. Penolakan Pengalihan APBD untuk PSN — Menolak pengalihan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai tidak memprioritaskan kepentingan masyarakat setempat.
3. Percepatan Pengesahan RUU Perampasan Aset — Mendesak DPR dan pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset guna menindak tegas koruptor dan mengembalikan kerugian negara.
4. Keterlibatan TNI dalam Ruang Sipil — Memprotes keterlibatan TNI dalam ruang sipil dan meminta agar fungsi utama TNI dikembalikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dampak Lalu Lintas
Penutupan sebagian ruas jalan di pertigaan Jalan Sultan Alauddin-AP Pettarani membuat arus kendaraan dari Jalan Sultan Alauddin menuju Jalan AP Pettarani tersendat. Kemacetan pun terjadi di sekitar lokasi. Sejumlah personel kepolisian tampak berjaga untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengatur arus lalu lintas yang terdampak.
Harapan Mahasiswa
Andi Rama berharap pemerintah dan DPR mendengar aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan segera mengambil langkah konkret untuk merespons tuntutan tersebut.
"Kami tidak ingin aspirasi ini hanya menjadi suara yang tenggelam di jalanan. Harapan kami, pemerintah dan DPR benar-benar mendengar dan mengambil langkah konkret untuk merespons tuntutan yang kami sampaikan," tegas Andi Rama. Red/gm
