Garismerah, Makassar — Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Barisan Muda Keadilan Indonesia (BMKI), Irham Tompo, menyampaikan desakan keras kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) untuk segera membuka penyelidikan secara transparan serta mempercepat pengungkapan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pasien di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo yang berujung pada kematian korban.
"Sangat ironis. Telah ada nyawa yang melayang akibat dugaan penganiayaan, namun hingga saat ini pelakunya belum teridentifikasi," ujar Irham Tompo, Jumat (18/9/2026).
Irham menegaskan, Polda Sulsel wajib mengungkap peristiwa ini secara terang-benderang. Apabila bukti-bukti telah cukup, pelaku harus segera ditangkap dan dipertanggungjawabkan menurut hukum yang berlaku.
"Rumah sakit seharusnya menjadi tempat paling aman bagi setiap pasien untuk berobat dan pulih, bukan justru menjadi tempat seseorang kehilangan nyawa akibat tindakan kekerasan," tegasnya.
Ia mengingatkan kembali prinsip dasar pelayanan kesehatan: "Keselamatan pasien adalah hukum tertinggi." Oleh karena itu, seluruh pihak berwenang harus bekerja secara cepat, adil, dan terbuka agar kebenaran terungkap serta keluarga korban mendapatkan keadilan yang seharusnya. Red/Gm
