![]() |
| Asar Humanity bersama Mercy Relief dari Singapura menyalurkan 1.000 paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (ist) |
Garismerah, Manggarai Timur — Asar Humanity bersama Mercy Relief dari Singapura menyalurkan 1.000 paket bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 16 September 2026.
Bantuan tersebut terdiri atas 500 paket sembako dan 500 paket makanan siap saji. Penyaluran berlangsung di Lapangan Marunai, Pota, mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.
Head Emergency Asar Humanity, Muhammad Albar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana.
“Tetap kuat dan mohon maaf kalau masih sedikit bantuannya. Tetap semangat, apapun yang ada di depan tetap dijalani. Semoga bisa segera kembali ke rumahnya masing-masing dan bisa istirahat dengan nyaman,” kata Albar saat penyaluran bantuan.
Menurut Albar, pemulihan kehidupan warga menjadi perhatian penting karena sebagian besar masyarakat Pota menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan. Ia berharap kondisi segera memungkinkan warga kembali melaut dengan aman.
“Karena rata-rata di sini nelayan, semoga melaut dengan aman biar ekonominya kembali pulih,” ujarnya.
Selain sembako dan makanan siap saji, Asar Humanity telah menyalurkan sejumlah kebutuhan dasar lain bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut antara lain air bersih yang didistribusikan menggunakan water tank, air minum dan paket pangan dari PBV Jepang, serta pakaian dan selimut yang jumlahnya lebih dari 200 buah.
Untuk kebutuhan tempat tinggal sementara, Asar Humanity juga menyediakan tenda yang berasal dari donasi masyarakat. Sebanyak 30 tenda dari Telkomsel turut digunakan untuk mendukung kebutuhan pengungsian warga.
Dalam distribusi sembako, Asar Humanity menggunakan sistem kupon. Data penerima bantuan terlebih dahulu didata oleh tim di lapangan untuk mengatur pembagian agar berlangsung tertib.
Program makanan siap saji dari Mercy Relief juga akan terus dilakukan. Tim kemanusiaan tersebut menargetkan penyaluran sebanyak 3.500 paket makanan di wilayah Pantai Utara atau Pantura. Distribusi dilakukan secara bertahap dengan sekitar 500 paket setiap hari.
Kegiatan penyaluran di Lapangan Marunai dihadiri Camat Sambi Rampas Theofilus Tahu, jajaran Polsek Sambi Rampas, Danramil 1612-04 Elar, Lurah Pota, dua perwakilan Mercy Relief dari Singapura, serta relawan Asar Humanity.
Camat Sambi Rampas, Theofilus Tahu, mengapresiasi bantuan yang diberikan kedua lembaga kemanusiaan tersebut. Menurut dia, kehadiran relawan menjadi dukungan penting bagi masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.
“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih kepada Mercy Relief dan Asar Humanity yang sore hari ini sudah hadir di hadapan kami untuk membantu kami,” kata Theofilus.
Ia mengatakan masyarakat masih berada dalam kondisi penuh kegelisahan akibat musibah yang terjadi. Meski demikian, pemerintah meminta warga tetap bertahan dan tidak menyerah.
“Sampai saat ini kondisinya sudah kita ketahui, masyarakat kami sedang dalam kegelisahan. Tapi sampai saat ini kita tidak boleh menyerah. Mercy Relief hadir di hadapan kita, datang membantu kita yang mengalami musibah. Kami menyampaikan terima kasih atas nama pemerintah,” ujarnya.
Di tengah kegiatan tanggap darurat tersebut, relawan lokal juga terlibat dalam penyediaan makanan bagi warga. Sumarni, salah satu relawan tim juru masak Asar Humanity, mengatakan para relawan memasak setiap hari untuk memastikan makanan siap saji dapat dibagikan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah setiap harinya bisa masak nasi. Walaupun kami juga bagian dari terdampak, tapi karena rasa kepedulian sesama yang tinggi, kami tetap semangat membantu masak agar makanan siap saji itu tetap tersalurkan 500 paket setiap harinya,” kata Sumarni.
Asar Humanity menyatakan pendampingan terhadap masyarakat terdampak tidak berhenti pada penyaluran bantuan di Pota. Tim kemanusiaan tersebut berencana memperluas fokus pendampingan ke wilayah Reo pada tahap berikutnya.
Asar Humanity juga mengajak masyarakat luas untuk terus memberikan dukungan dan donasi bagi warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat menopang kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat hingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
