Garismerah, Makassar - Lapas Kelas I Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi, karakter, dan prestasi para pegawai. Pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) KORPRI Nasional VIII Tahun 2026, Lapas Makassar mengutus dua pegawai terbaik, yaitu Rifal Kumara dan Muh. Ilham Syam, untuk membawa nama baik institusi di tingkat nasional.
Keikutsertaan keduanya menjadi sebuah kebanggaan sekaligus bentuk kepercayaan yang diberikan kepada pegawai Lapas Makassar untuk tampil dan berkompetisi di panggung nasional. MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk pribadi ASN yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian.
Rifal Kumara dan Muh. Ilham Syam hadir membawa semangat Lapas Makassar untuk memberikan kemampuan terbaik. Setiap langkah yang mereka jalani menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama institusi sekaligus menunjukkan bahwa insan Pemasyarakatan tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri dan memberikan prestasi di berbagai bidang.
Keikutsertaan dalam MTQ KORPRI Nasional VIII Tahun 2026 juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dengan ASN dari berbagai daerah di Indonesia. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana untuk membangun kebersamaan, memperluas pengalaman, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
“Prestasi bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi tentang keberanian untuk melangkah, membawa nama baik institusi, dan memberikan manfaat melalui setiap kemampuan yang kita miliki.”
Selamat berjuang Rifal Kumara dan Muh. Ilham Syam!
Bawa semangat Lapas Kelas I Makassar, junjung tinggi sportivitas, tampil dengan penuh percaya diri, dan berikan yang terbaik di panggung MTQ KORPRI Nasional VIII Tahun 2026.
Semoga perjuangan ini membawa hasil terbaik, menjadi pengalaman yang berharga, serta membuka jalan bagi lahirnya prestasi-prestasi berikutnya. Dari Lapas Makassar, untuk mengukir prestasi dan membawa semangat pengabdian di tingkat nasional.
Lapas Makassar — Berintegritas, Berprestasi, dan Terus Mengabdi. (**)
