Warga Nanga Rema Kini Nikmati Air Bersih, Penantian Puluhan Tahun Berakhir

Relawan Yayasan Amal Mulia menyerahkan bantuan uang pemberdayaan ke masyarakat Nanga Rema diterima secara simbolis oleh Imam Masjid Nurul Barokah (Dok. Garismerah) 


Manggarai Timur, Garismerah— Warga Kampung Nanga Rema, Desa Haju Wangi, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mulai menikmati akses air bersih setelah Yayasan Amal Mulia menyelesaikan pembangunan fasilitas penyediaan air minum di wilayah tersebut.


Program yang mulai dimanfaatkan sejak 19 Juni 2026 itu menjadi jawaban atas persoalan yang selama puluhan tahun dihadapi masyarakat. Sebanyak 47 kepala keluarga Muslim di kampung tersebut kini tidak lagi bergantung pada air sungai yang kerap keruh dan tercemar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Sebelumnya, warga harus berjalan sekitar satu kilometer menuju sungai untuk mengambil air. Sumber air itu digunakan untuk minum, memasak, mandi, mencuci, hingga berwudu, meski kondisinya sering bercampur lumpur, sampah, bahkan bangkai hewan. Sementara sumur yang ada di sekitar permukiman memiliki kadar garam tinggi sehingga tidak layak dikonsumsi.


Seorang ibu rumah tangga mengaku kehadiran fasilitas air bersih telah mengubah aktivitas sehari-harinya.


"Kami tidak perlu lagi ke sungai untuk mengambil air. Program pembangunan fasilitas air bersih dari Yayasan Amal Mulia sangat membantu kami, terutama untuk memasak dan kebutuhan dapur," ujarnya.


Relawan Yayasan Amal Mulia yang juga warga Kampung Nanga Rema, Hartika Sari, mengatakan masyarakat telah merasakan manfaat program tersebut sejak pertengahan Juni lalu.


"Ini merupakan penantian panjang masyarakat. Kini mereka sudah memiliki akses terhadap air bersih yang layak," kata Hartika.


Menurut Yayasan Amal Mulia, program tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan warga melalui akses air bersih yang lebih aman.


Selain membangun fasilitas air bersih, yayasan juga menyalurkan dana pemberdayaan sebesar Rp15 juta untuk mendukung operasional dan pemeliharaan sarana tersebut.


Relawan Yayasan Amal Mulia, Juriati, menyerahkan bantuan itu kepada Imam Masjid Nurul Barokah Nanga Rema, Arsyad Husen, seusai salat Asar berjemaah pada Sabtu, 4 Juli 2026.


 "Saya mewakili pengurus pusat Yayasan Amal Mulia menyerahkan dana pemberdayaan untuk mendukung operasional fasilitas air bersih. Kami berharap bantuan ini tidak menjadi sumber perpecahan, tetapi dimanfaatkan bersama demi keberlangsungan layanan air bersih di Kampung Nanga Rema," kata Juriati.


Bantuan tersebut diterima langsung oleh Arsyad Husen dan disaksikan sejumlah warga.


Mewakili masyarakat, Hamsah Adas menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Amal Mulia yang telah merealisasikan komitmennya.


 "Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Ke depan, kami akan menjaga amanah ini agar fasilitas air bersih dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat," ujarnya.