![]() |
| (doc.istimewa) |
Klarifikasi tersebut yang berdurasi 33 detik didalamnya terlihat mata Yuyun melirik sambil mengungkapkan bahwa "Saudara Ilham bebas karena membayar 40-50 juta itu tidak benar", menurut Yuyun Vidio tersebut direkam diruang penyiik, Namun sebelumnya ada permintaan klarifikasi serta tekanan terhadap dirinya.
"Vidio tersebut dibuat karena permintaan penyidik namun sebelum itu saya sempat diancam dengan undang-undang pencemaran nama baik", kata Yuyun saat ditemui langsung kamis malam 16/04/2026.
Menurut Yuyun, Klarifikasi tersebut bukan dari dirinya namun penyidik yang buat kemudian disuru baca lalu di Vidio.
''Penyidik Sendiri yang tulis di komputernya kemudian saya disuru baca sambil dividio" Ungkap yuyun sambil tersenyum.
Terkait hal tersebut, Redaksi mengomfirmasi penyidik yang dimaksud, dibaca namun hingga berita ini diterbitkan tidak mampu dijawab.
Kejadian menjadi perhatian publik secara Nasional dan menimbulkan pertanyaan dikalangan Masyarakat, ada apa sebenarnya dibalik penanganan narkoba 1 Kg tersebut.
Catatan Redaksi:
Redaksi Media ini berpendapat bahwa kejahatan narkotika sangat merusak sendi-sendi sosial, peredaran narkoba tidak bisa dibiarkan karena dampaknya sistemik dan jangka panjang.
Narkoba merusak generasi bangsa, khususnya anak-anak Sulawesi Selatan. Narkoba menjadikan anak muda kehilangan masa depan, memicu kemalasan, dan pada akhirnya mendorong tindak kejahatan lain.
Terkait Pemberitaan ini Media Garismerah.id Selalu membuka ruang sebagai hak jawab. (Red/GM)
