Warga Utara Kota Makassar Berteriak Air Bersih Setiap Musim Kemarau Ke PDAM?

 

Garismerah, Makassar - Memasuki musim kemarau menjadi sebuah problem setiap tahun bagi warga kota makassar khususnya didaerah Utara kota yakni kecamatan ujung tanah kesulitan didalam mendapatkan air bersih, Namun penjelasan dari pihak management Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar (PDAM) bahwa selain daripada kurangnya air baku juga dipengaruhi oleh rusaknya salah satu pompa yang mendistribusikan air bersih ke pelanggan dan tidak memiliki pompa cadangan yang sementara di rencanakan untuk membeli pompa yang baru.

 

Alasan – Alasan yang sangat tidak dapat diterima oleh warga kota makassar, Oleh karena PDAM Kota Makassar adalah salah satu perusahaan monopoli atau perusda yang tidak memiliki saingan didalam mengelola air bersih, Dan ironisnya perusda ini hampir setiap kepemimpinan walikota yang baru selalu menjadi kendala untuk menunjuk orang yang mempunyai kapasitas dan profesional dalam mengelola perusdasehingga perusda tersebut dapat memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) kepada pemerintah kota makassar. Perlu diketahui bahwa PDAM Kota Makassar sudah menjadi rahasia umum bahwa perusda ini adalah salah satu sumber penghasilan bagi elit politik untuk persiapan untuk maju ke pemilihan kepala daerah dan kepala daerah atau walikota yang terpilih adalah selaku statusowner atau pemilik.

 

Oleh karena itu untuk memastikan kemajuan dan kemunduran perusda dalam hal ini adalah PDAM Kota Makassar itu tergantung dari pemiliknya atau walikota yang terpilih dan harus punya keberanian untuk menghentikan kerjasama dengan pihak swasta disebabkan dalam kerjasama ini secara kasak mata sangatlah merugikan pihak PDAM Kota Makassar dimana telah diketahui bahwa instalasi penjernihan air (IPA) yang ada itu memiliki kapasitas yang sangat luar biasa dan hanya dikelola oleh pegawai PDAM Kota Makassar itu sendiri,

 

Dan mengingat kembali terkait kasus mantan walikotamakassar (ACO) yang terjerat dalam kasus korupsi kerjasamapihak PDAM Kota Makassar dengan pihak swasta yang kemudian telah diketahui bahwa adanya rekomendasi dari Lembaga Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk menghentikan kerjasama tersebut oleh karena telah merugikan negara yang sangat besar. Selain daripada mantan walikotamakassaradapula beberapa mantan direksi perusahaan daerah air minum tersebut yang terjerat kasus hukum sehingga dengan kejadian – kejadian masa lalu perlu
dijadikan contoh untuk perbaikan ke depan dan kemajuan bagi PDAM KOTA MAKASSAR.

 

Melihat kondisi dikantor perusahaan daerah tersebut menjadikan perusahaan yang sangat banyak dilirik atau di intervensi oleh para tim sukses disebabkan selain dari mudahnya mendapatkan pundi pundi keuangan juga dengan mudah untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi keluarga yang akan menduduki jabatan direksi (Nepotisme)  serta mendapatkan fasilitas kemewahan.  Sebut saja mantan PLT. yang baru baru ini digantikan oleh PLT. yang baru dimana telah diketahui bersama bahwa beliau telah tiga (3) kali menduduki jabatan direktur utama meskipun di periode kedua sempat terjerat kasus hukum. Sehingga timbul sebuah pertanyaan ADA APA DI PDAM KOTA MAKASSAR ..???

 

Setelah dilakukan pemantauan secara langsung dilokasi sekaligus konfirmasi ke kantor PDAM Kota Makassar dan ke kantor kejaksaan tinggi sulawesi selatan dan pihak humas PDAM Kota Makassar hanya memberikan jawaban dengan kalimat “ KENAPA BARU DI PERTANYAAN SEKARANG “ Sedangkan jawaban dari pihak humas kajati yaitu mempersilahkan untuk memasukkan laporan terkait dugaan potensi kerugian negara dan akan ditindak lanjuti. (**)