PT. Pharma Indo Sukses Di Sidak, DPRD : Temuan Peternakan Babi Tidak Boleh di Publikasikan?


Garismerah, Makassar - Setelah di sorot terkait dugaan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Peraturan Walikota  (Perwali) Kota Makassar, Anggota DPRD Kota Makassar melakukan sidak di Jalan Dg. Tata 3, Kecamatan Tamalate  di gudang milik PT Pharma Indo Sukses.


Gudang tersebut diketahui merupakan fasilitas penyimpanan obat-obatan yang telah mengantongi izin resmi sebagai Pedagang Besar Farmasi (PBF) serta sertifikat Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) dari Kementerian Kesehatan.


Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail, Rabu siang 30  April 2026.


 "PT Pharma Indo Sukses menerima kita dengan baik, karyawannya pun menerima kita dengan baik, mereka sudah melakukan investasi di makassar untuk kemaslahatan ummat." Ucap ismail.


Menurut Komisi B, Kita tidak boleh semena-mena melakukan penutupan karena didalam gudang tersebut merupakan obat yang kita perlukan sehari-hari.


"Semua obat-obat yang kita perlukan semua ada disini,seandainya hari ini sembako atau gudang apa selain daripada obat kita segel, Jelas Ismail.


Terkait hal tersebut Anggota DPRD akan melakukan pertemuan lanjutan dengan Wali Kota Makassar.


Dalam sidak tersebut muncul temuan yang memicu perhatian serius. Media yang turut hadir di lokasi, menemukan dugaan keberadaan peternakan babi yang berada di samping gudang tersebut yang lokasinya hanya berjarak beberapa meter dengan gudang, Terlihat jelas induk dan anak babi dalam area tersebut.


Keberadaan  peternakan babi tersebut kemudian ditanyakan langsung kepada Ismail, Ia tidak membantah hal tersebut namun dijawab dengan pelarang penayangan di media.


"kalau itu untuk komsumsi pribadi bukan peternakan,itu hanya untuk ketahanan pangannya beliau, tdak boleh dikasih masuk di media", Larang Ismail.


Larangan tersebut justru memunculkan pertanyaan publik, Apakah aktivitas tersebut memiliki izin dari dinas peternakan? Bagaimana dengan izin lingkungan dari DLH, terutama terkait limbah dan potensi kontaminasi terhadap obat-obatan? dan pemukiman penduduk yang mayoritas Islam dibalik tembok lokasi PT Pharma Indo Sukses. Red/GM