Fendi Warga Makassar Bersyukur, Allah Mengangkat Penyakitnya Melalui Pengobatan Pak Risal Di Sinjai

 


Garismerah, Sinjai – Keberhasilan pengobatan pijat urut tradisional metode leluhur yang dijalankan oleh Rizal di Desa Era Baru kini meninggalkan jejak syukur yang mendalam bagi para pasiennya.


Apa yang dilakukan Rizal bukan sekadar praktik pemijatan biasa, melainkan sebuah bentuk pengabdian yang memberikan harapan baru bagi mereka yang hampir putus asa melawan penyakit.


Bagi banyak orang, kesehatan adalah harta yang paling berharga, dan ketika penyakit datang menyerang, rasa putus asa sering kali membayangi.


Namun, melalui tangan dingin Rizal, banyak warga dari berbagai pelosok—mulai dari Makassar hingga Sulawesi Tengah—menemukan jalan pulang menuju kesembuhan.


Berbagai testimoni kesembuhan datang silih berganti, mulai dari warga lokal Sinjai hingga mereka yang rela menempuh perjalanan lintas provinsi demi mencari kesembuhan.



​Salah satu kisah haru datang dari Rusna Manangkari (60), pasien asal Sulawesi Tengah yang jauh-jauh datang ke Sinjai demi mengobati penyakit asam lambung yang telah lama dideritanya.


Melalui sebuah unggahan video yang dikirimkan ke wartawan, Rusna (60) tahun tak kuasa menyembunyikan rasa bahagianya. 


Ia mengaku sangat bersyukur karena setelah menjalani pengobatan di kediaman Puang Rizal, penyakit yang menyiksanya selama ini akhirnya dinyatakan sembuh. Baginya, perjalanan jauh dari Sulteng tidaklah sia-sia karena membuahkan hasil yang nyata.


​Tak hanya Rusna, kesembuhan juga dirasakan oleh Fendi (53), seorang warga Makassar yang sempat berputus asa akibat gangguan urat saraf terjepit.


Penyakit yang sering kali menghambat aktivitas sehari-harinya itu perlahan membaik dan kini sembuh total hanya dengan satu kali kunjungan berobat. 


Fendi secara terang-terangan memberikan apresiasi tinggi terhadap metode pijat urut leluhur tersebut dan menyarankan masyarakat lain yang mengalami keluhan serupa untuk tidak ragu datang ke kediaman Rizal.


Fendi juga menyampaikan, "kami berharap agar kehadiran Rizal di Sinjai dengan memberikan pelayanan kesehatan secara tradisional kepada masyarakat, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten, sebab yang kami ketahui sudah banyak orang yang datang berobat mendapat kesembuhan total dari penyakit yang dideritanya,"harapnya.


Apa yang telah dilakukan oleh puang Rizal, telah sangat membantu masyarakat yang membutuhkan kesembuhan.


​Kisah lain datang dari lingkungan terdekat di Sinjai Timur, yakni Dira, warga Desa Salohe. Ia menceritakan bagaimana batuk kronis yang dideritanya selama berbulan-bulan hilang setelah ditangani oleh Rizal. 


Ibu Dira menekankan bahwa dalam proses pengobatan tersebut, dirinya merasa sangat terbantu dan diperlakukan dengan baik tanpa adanya unsur paksaan atau rasa dirugikan sedikit pun.


​Rentetan pengakuan ini menjadi bukti nyata bagi masyarakat sekitar bahwa metode tradisional yang dilakukan Rizal bukan sekadar pijat biasa, melainkan bantuan kesehatan yang telah teruji efektivitasnya.


Banyaknya pasien yang pulih, mulai dari penderita asam lambung, saraf terjepit, hingga penyakit berat seperti stroke, semakin mengukuhkan posisi Puang Rizal sebagai sosok "penyambung tangan" bagi mereka yang mendambakan kesehatan kembali.


Rizal yang ditemui terpisah mengaku telah mendapat dukungan dari Pemerintah Desa setempat.


"Apa yang kami lakukan ini telah diketahui oleh Kepala Desa Era Baru, Dusun Bonto Kunyi dan dari Kepala UPTD Puskesmas Mannanti melalui surat keterangan (rekomendasi) yang diberikan kepada kami bahwa benar kami melakukan pelayanan kesehatan tradisional,"ujar Rizal.


Dukungan resmi dari Pemerintah Desa Era Baru dan rekomendasi dari UPTD Puskesmas inii semakin mempertegas bahwa pengobatan tradisional ini berjalan beriringan dengan standar pelayanan kesehatan masyarakat yang diakui. 


Hal ini memberikan rasa aman bagi siapa pun yang ingin mencoba menjemput kesembuhan di kediaman Rizal. Terbuka sejak pukul 10.30 WITA setiap harinya, pintu rumah Rizal selalu terbuka bagi mereka yang ingin berikhtiar tanpa adanya unsur paksaan. (**)