Garismerah, Makassar — Kapolsek Rappocini Kompol Ismail, M.M. turun langsung mendampingi Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si. dalam upaya meredam kericuhan aksi demonstrasi mahasiswa yang sempat berujung bentrok dengan warga di Kota Makassar, Rabu (5/3/2026).
Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jalan AP Pettarani tersebut pada awalnya berjalan sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa. Namun situasi mulai memanas setelah terjadi insiden pemukulan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) yang diduga dilakukan oleh salah satu Peserta aksi (Mahasiswa).
Peristiwa tersebut memicu kesalahpahaman antara massa aksi dan sejumlah pengemudi ojol yang berada di sekitar lokasi. Ketegangan pun meningkat hingga terjadi aksi saling dorong antara kedua pihak yang sempat membuat situasi di lokasi menjadi tidak kondusif.
Melihat kondisi yang mulai memanas, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana didampingi Kapolsek Rappocini Kompol Ismail segera turun langsung ke lapangan untuk menenangkan massa serta melakukan pendekatan persuasif kepada mahasiswa maupun warga yang terlibat dalam ketegangan tersebut.
Personel kepolisian yang berada di lokasi juga bergerak cepat melakukan pengamanan guna mencegah bentrokan meluas. Melalui koordinasi intensif serta dialog dengan perwakilan mahasiswa dan warga, situasi akhirnya berhasil dikendalikan dan berangsur kembali kondusif.
Kapolsek Rappocini Kompol Ismail menegaskan bahwa pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dalam mengamankan setiap aksi penyampaian pendapat di muka umum.
“Polri hadir untuk memastikan keamanan semua pihak, baik mahasiswa yang menyampaikan aspirasi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana juga mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang dapat memicu konflik.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama agar aktivitas warga di Kota Makassar tetap berjalan dengan aman dan kondusif.
Hingga aksi demonstrasi berakhir, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (**)