(Kiri) Nugroho yang menjabat sebagai Direktur Utama Telkomsel  bersama (kanan) Irjen Pol (P) Drs.Frederik Kalalembang

Garismerah, Palopo –
Anggota DPR RI Irjen Pol. (P) Drs. Frederik Kalalembang menyampaikan apresiasi kepada Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, atas respons cepat dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait gangguan sinyal di sepanjang jalur Palopo–Toraja.


Menurut Frederik, setelah melakukan pertemuan dengan Dirut Telkomsel untuk membahas kondisi jaringan yang selama ini sering hilang dan terputus di beberapa titik, Telkomsel segera melakukan penguatan jaringan dengan penambahan infrastruktur sehingga kualitas sinyal kini jauh lebih baik dan stabil.


“Jalur Palopo–Toraja merupakan salah satu jalur strategis yang menjadi urat nadi perekonomian, perdagangan, dan pariwisata di Sulawesi Selatan. Setiap hari jalur ini dilalui masyarakat, pelaku usaha, kendaraan logistik, hingga wisatawan. Karena itu, komunikasi harus tetap tersedia dan tidak boleh ada lagi ruas jalan yang mengalami putus sinyal,” ujar Frederik.


Ia menjelaskan, selain sebagai jalur ekonomi, ruas Palopo–Toraja juga merupakan kawasan yang rawan longsor dan bencana alam. Oleh sebab itu, jaringan telekomunikasi yang andal sangat dibutuhkan untuk mempercepat penyampaian informasi, koordinasi penanganan darurat, serta membantu masyarakat saat terjadi keadaan darurat.


“Saya mengapresiasi Bapak Nugroho selaku Direktur Utama Telkomsel yang telah merespons dengan cepat permintaan saya sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III. Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan dan kemajuan sektor ekonomi maupun pariwisata,” katanya.


Poros Palopo-Rantepao yang kerap terputus akibat longsor membuat jaringan komunikasi kerap juga terputus.


Perbaikan jaringan tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur Palopo–Toraja.


Salah seorang warga mengaku, selama bertahun-tahun mereka mengalami kesulitan mendapatkan sinyal telepon maupun internet. Bahkan, untuk memperoleh jaringan yang layak, sebagian warga harus memasang antena tambahan dengan posisi yang tinggi.


“Dulu kami harus menggunakan antena yang tinggi agar bisa mendapatkan sinyal. Sering kali telepon terputus dan internet tidak bisa digunakan. Sekarang sinyal sudah normal dan jauh lebih stabil. Kami sangat berterima kasih kepada Telkomsel dan kepada Bapak Frederik Kalalembang yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ungkapnya.


Frederik berharap kualitas jaringan yang telah ditingkatkan dapat terus dipelihara dan diperluas hingga seluruh titik yang masih memiliki keterbatasan sinyal, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati layanan komunikasi yang andal di sepanjang jalur Palopo–Toraja.


“Komunikasi yang lancar bukan hanya mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata, tetapi juga menjadi kebutuhan penting dalam menjaga keselamatan masyarakat, terutama di wilayah yang rawan bencana,” tutup Frederik. (**)