Pemda Matim Bersama Bulog Ruteng Merespon Kelangkaan MinyaKita di Pasar Pota, Besok 50 Dus Akan Tersedia


Kolase Foto (Sulatin) 

Garismerah, Pota- Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan berkerjasama dengan Perum Bulog Ruteng merespon cepat keluhan masyarakat atas kelangkaan minyaKita di Pasar Pota. 


Herman Kodi, Kadis DKPP Matim kepada media ini menyampaikan Pemda Matim sudah berkoordinasi dengan Bulog Ruteng terkait kelangkaan minyaKita di Pasar Pota. 


"Setelah saya komunikasi dengan pihak Perum Bulog Ruteng. Besok mereka merencanakan akan turun pota bawa stok minyakita" jelasnya (14/03/2026) 


Ia juga menyampaikan, Pemda Matim berkomitmen terhadap pemenuhan kebutuhan pokok berupa beras minyakita dan gula untuk mendukung hari raya besar bagi saudara-saudara kaum muslim. 


Ia juga menegaskan kepada seluruh masyarakat mohon dikawal agar minyakita ini tdk dijual diatas HET Rp. 15.700, sedangkan para pemilik kios bisa mengakses Rp. 14.500.


"Bila ada pemilik kios menjual diatas HET bisa dilaporkan kepada Tim Saber Pelanggaran Pangan yang ketuanya adalah kasat Reskrim Matim dan saya sebagai sekretarisnya" tegas Herman Kodi


Secara terpisah, Perum Bulog Ruteng juga menyampaikan bahwa besok akan turun ke Pota, Kecamatan Sambi Rampas membawa 50 dus minyaKita. 


"Jadi besok itu saya ke Pota. Bawa minyak 50 dus. Nanti saya tawarkan ke kios-kios. Sekalian mau ajak mereka jadi mitra BULOG," kata Ibu Lany, salah satu pimpinan Bulog Ruteng 


Lanjut, ia katakan pihaknya menyebarkan minyaKita ke Kios-kios. Hal ini bertujuan supaya pihak Perindag mencatat ada MINYAKITA BULOG sudah tersedia di kios-kios yang tersebar di Pasar Pota.