![]() |
| doc. kondisi jalan lintas sinjai -gowa memprihatikan. |
Di mana kerusakan di badan jalan semakin parah, lubang-lubang besar yang tergenang air di mana -mana dan permukaan jalan sudah tidak lagi layak dilalui.
Salah satu pengguna, Rusli, mengeluhkan jalanan tersebut yang terkesan hanya dijadikan pemandangan yang seolah dibiarkan begitu saja dan tidak ada Perhatian setius oleh Pemerintah atau pun Dewan Pewakilan Rakyat.
"Padahal jalan ini bukan sekedar akses biasa, ini merupakan jalur akses utama yang menghubungkan antara sinjai ke malino dan Makassar, tujuannya agar mempermudah aktivitas ekonomi, pendidikan dan mobilitas layanan masyarakat setiap harinya," ungkap Rusli, Minggu (4/1/2026)
Menututnya, jika kondisi jalan sepertti ini terus dibiarkan, dampaknya bukan cuma membahayakan keselamatan pengguna jalan, tapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat yang di mana akses ini selalu digunakan sebagai lintasan terdekat khususnya warga setempat yang memuat dan menjual hasil pertanian menuju Ibu Kota Kabupaten Gowa (Sungguminasa) dan Kota Makassar.
"Saya selaku pengguna yang biasa melewati jalan ini berharap kepada pemerintah memberikan perhatian serius untuk segera melakukan perbaikan biar jalan ini bisa kembali layak dan masyarakat merasakan manfaat dari pajak yang sudah dibayarkan," harap Rusli.
Diketahui, jalan poros Bolaromang ini merupang lintasan Kabupaten Gowa ke Kabupaten Sinjai di mana Sungai Maminko sebagai batas administrasi Kabupaten.
Bahkan jalan ini kerap menelan korban jatuh dan kerusakan kendaraan hingga menjadi pebincangan dan sorotan masyarakat pengguna jalan tak terkecuaki di sosial media facebook dengan membuat postingan editing menggunakan AI ( terlihat sejumlah warga menanam pohon pisang) hingga gambar (ikan) dalam lubang jalan yang tergenang air.
Terpisah, dikonfirmasi Camat Tombolo Pao, Astan, S.Sos., terkait jalan yang dikeluhkan warga dan pengguna jalan di Desa Bolaromang, namun camat Astan juga membenarkan jalan tersebut kini semakin rusak lantaran tidak punya drainase.
"Jalan ini memang semakin rusak apa lagi di musim hujan sebab tdk adanya Drainase, terkait keluhan warga dan pengguna saya rasa itu hal yg wajar namanya masyarakat pst maunya semua baik," kata Astan saat dikonfirmasi media ini melalui chat whatssapp , Minggu (4/1/26).
Sedangkan untuk perbaikan jalan tersebut merupakan kewenagan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pihak Pemerimtah Setempat sudah mengajukan perbaikan jalan tersebut yang kondisinya semakin memprihatikan saat musrembang Kecamatan, namum hal ini lagi-lagi terkendala karena anggaran terbatas. Kendatipun Pemerintah setempat selalu berharap agar kedepannya ada anggaran yang bisa digunakan di jalan tersebut sehingga lalu-lintas kendaran semakin lancar.
"Namun perlu juga disadari jika jalan ini merupakan kewenangan Propinsi Sul -Sel, Pemerintah Desa sdh mengajukan lewat Musrenbang namun kita juga harus sadari keterbatasan anggaran semoga kedepan ada anggaran yg bisa dialokasikan ke wilayah ini agar transportasi Gowa - Sinjai makin lancar," ungkapnya.
Tak hanya sampai disitu, Camat Tombolon Pao juga berharap kepekaan anggota DPRD Provinsi khusnsya dapil Sinjai dan dapil Gowa, juga DPRD Kabupaten Gowa dan khsusnya di Kabupaten Sinjai sebab jalan tersebut juga banyak digunakan oleh masyarakat Sinjai menuju kota makassar.
"Kami juga berharap Anggota DPRD Propinsi Baik Dapil Gowa Maupun Sinjai bisa lebih memperhatikan jalan ini khususnya dari Dapil Sinjai karena jalan ini lebih banyak dimanfaatkan Masyarakat Sinjai, Kami juga berterima kasih kepada masyarakat kami di Desa Bolaromang yg sdh Gotong Royong membersihkan saluran dan rumput disepanjang jalan ini, semoga yg banyak mengeluh juga berbesar hati untuk ikut gotong royong, sembari menunggu anggaran Pengaspalan," tutupnya.
