Garismerah, NTT - Lasmini dan keluarganya kini kembali meminta kebijakan kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Serta Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk memberikan kebijakan terhadap dirinya yang jelas-jelas dalam perjuangannya selama berbulan-bulan pada saat proses seleksi di Polda Nusa Tenggara Timur.
Nama Lasmini dinyatakan lulus pada sidang pantuhir, hal ini disampaikan Lasmini Melalui Vidio Pendek dan diterima redaksi Media Garismerah.id dari sumber yang dapat di percaya, Jumat 24/01/2025.
Sebelumnya Lasmini lulus seleksi dengan ranking kesatu untuk setingkat kualifikasi pendidikannya yaitu Sekolah Menengah Kejuruan pada jurusan Perikanan.
Namun Pada Akhirnya ketika Lasmini berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pendidikan Bintara Bakomsus Polri ia dipulangkan, Padahal dirinya telah mengikuti Pantukhir (Penentuan Akhir) tahap seleksi pada tingkat Polda Nusa Tenggara Timur.
“Perkenalkan nama saya Lasmini saya pendidikan Bintara Bakomsus di Polda NTT dengan menggunakan Ijasa SMK saya dinyatakan lulus pada 16 Desember 2024, katanya Melalui Keterangan Vidio Pendek.
Lanjut, "saya di berangkatkan ke Jakarta pada tanggal 4 Januari 2025 sampai di jakarta saya dipulangkan dengan alasan tidak memenuhi syarat Maslah kesehatan".
Pada tanggal 22 Januari 2025 saya melakukan pemeriksaan kesehatan RS Ruteng dan hasil laboratorium saya di nyatakan sehat,” turur Lasmini di dampingi kedua orang tuanya.
![]() |
Apa Itu Pantukhir dalam Seleksi Polri?
Pantukhir adalah singkatan dari “Penentuan Akhir”, yaitu tahap terakhir dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri. Pada tahap ini, para calon peserta akan dinilai oleh dewan seleksi yang terdiri dari para pejabat Polri yang berwenang.
Di sinilah nasib para calon peserta ditentukan, apakah mereka layak diterima sebagai anggota Polri atau tidak. Pantukhir menjadi momen paling menegangkan karena penilaian pada tahap ini bersifat menyeluruh, termasuk penilaian fisik, kesehatan, mental, hingga aspek psikologi dan etika.
Tahapan Pantukhir Polri
Secara umum, Pantukhir merupakan rangkaian seleksi yang dilakukan setelah para peserta berhasil melewati tahapan-tahapan seleksi sebelumnya, seperti tes kesehatan, tes akademik, tes psikologi, dan uji jasmani. Berikut adalah tahapan utama dalam proses Pantukhir Polri:
Verifikasi Dokumen
Para peserta diminta untuk membawa semua dokumen yang telah dikumpulkan selama proses seleksi. Tim verifikator akan memeriksa ulang keaslian dan kelengkapan dokumen-dokumen tersebut.
Pemeriksaan Fisik Terakhir
Meskipun peserta sudah menjalani tes kesehatan fisik sebelumnya, pada tahap Pantukhir, mereka akan diperiksa ulang untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap memenuhi standar Polri.
Wawancara Akhir
Pada sesi ini, peserta akan diwawancarai oleh para pejabat Polri yang berwenang. Pertanyaan yang diajukan biasanya berkaitan dengan motivasi, kesiapan mental, serta pemahaman peserta mengenai tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Penilaian Komprehensif
Semua hasil tes sebelumnya, seperti tes kesehatan, psikologi, jasmani, dan akademik, akan direkapitulasi. Selain itu, peserta juga akan dinilai dari aspek moral dan etika. Dari sini, dewan seleksi akan menentukan apakah peserta tersebut layak diterima.
Poin Utama Klarivikasi Polda NTT dihimpun dari Media Indotimpost.com bahwa peserta yang mendaftar Bakomsus perikanan jalur SMK atas nama Lasmini yang namanya dinyatakan lulus pada sidang pantuhir di Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Namun gagal mengikuti pendidikan menjadi calon Polisi Wanita (Polwan) pada Sepolwan dikarenakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada pemeriksaan tentang kepribadian (TMK).
Hingga berita ini diterbitkn belum ada pernyataan resmi dari Mabes Polri, Tim/Red
.jpg)
