Tolong Pak Kapolri..! Polres Sinjai Diduga Bikin Gaduh Kecamatan Bulupoddo Ditengah Pilbup Yang Sebentar Lagi Di Gelar


Garismerah, Sinjai -
 Pemilihan Bupati dan calon Bupati Kab. Sinjai Sebentar lagi akan digelar namun beberapa waktu lalu diduga Polres Sinjai melalui Humas diduga salah memberikan keterangan Kepada Media sehingga suasana ketentraman Pilbub yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang bisa terpengaruh.


Pada tanggal 7 Oktober 2024 lalu Polres Sinjai melalui Humas merilis Penggerebekan judi sabung ayam di Dusun Bulu Lohe Desa Bulu Tellue, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. 


Tim Resmob Polres Sinjai Grebek Judi Sabung Ayam Di Bulu Tellue,Bulupoddo


Gerebek Judi Sabung Ayam di Bulupoddo, Tim Resmob Polres Sinjai Gagal Tangkap Pelaku


- Lagi-lagi Polisi Grebek Judi Sabung Ayam di Bulupoddo, Pelaku Bubar Duluan


Arena Judi Sabung Ayam di Bulupoddo Sinjai Digerebek


- Polres Sinjai Gerebek Judi Sabung Ayam di Bulupoddo, Pelaku Kabur, dan Amankan 4 Ekor Ayam Barang Bukti


- Lagi-lagi Polisi Grebek Judi Sabung Ayam di Bulupoddo, Pelaku Bubar Duluan


Menurut Kasat Reskrim Iptu Andi Rahmatullah, S.Sos.,SE, M.Si.,MH. menjelaskan bahwa penggerebekan ini dipimpin oleh Kanit Resmob Bripka Andi Mapparumpa, yang sebelumnya kami telah menerima informasi dari warga terkait adanya kegiatan ilegal tersebut yang meresahkan masyarakat.


Hal ini di bantah Kades Bulu Tellue, menyampaikan bahwa, “Dengan adanya pemberitaan dibeberapa Media sosial yang menyebutkan lokasi penggrebekan judi sabung ayam berada di Kecamatan Bulupoddo itu tidak benar, yang benar adalah lokasinya berada di Dusun Korong, Desa Saohiring, Kec. Sinjai Tengah,”ujarnya melalui Vidio.


Tak Sampai disitu hal ini juga mengundang kecaman karna dianggap mencoreng nama Baik Desa Bulutellue dan kecamatan Bulupoddo,  Pemuda Desa Bulutellue berencana akan melakukan Demo jika tdak ada Permintaan Maaf secara terbuka Oleh Pihak Polres Sinjai.


Pemuda Desa Bulutellue sangat mendukung Pihak kepolisian dalam memberantas yang namanya perjudian maupun tindak pidana lainnya, Dari pantauan Tim Media hingga 12 Okteber 2024 belum ada keterangan secara terbuka dari Pihak Polres Sinjai terkait hal ini.


Dari informasi yang dapat dipercaya kuat dugaan justru warga yang diminta untuk meminta maaf. Red/An